Bahan Khusus Sistem Tali Mooring Kapal di Dermaga

By | August 21, 2020

Tali mooring kapal atau dikenal dengan tali tambat merupakan tali dari bahan tertentu yang dipakai sebagai penambat kapal di dermaga. Bukan hanya sebagai penambat saja, tali khusus ini juga di fungsikan sebagai penarik kapal tunda (tug boat) ketika menarik kapal lain saat ada di dermaga tempat sandar kapal ukuran kecil maupun besar.

Kebanyakan tali tambat kapal biasanya terbuat dari baja atau biasanya disebut dengan wire rope. Berdasarkan material bahan, sistem modern seperti saat ini sudah memakai jenis tali dari serat sintetis dan juga serat gabungan. Ada juga yang masih memakai jenis tali dari bahan natural semisal abaca yakni pilinan tali dari pohon pisang liar.

Jenis tali abaca dikatakan lebih tahan air karena tahan dari basah. Anti air bahan abaca inilah memiliki alasan sebagian besar nelayan yang menggunakan kapal dengan ukuran kecil masih menggunakannya sebagai bahan tali tambat buat kapal mereka.

Kemudian juga jenis tali yang terbuat dari jenis pohon Agava. Biasanya jenis tali ini disebut degan tali Sisal. Karena bahan yang dipakai memang dikenal tahan basah dan sangat lembab ketika dipakai pada kapal. Jenis tali lainnya ada tali Jute, tali Hennep dan lainnya.

Pemakaian Tali Baja Pada Sistem Mooring Kapal

Karena kebutuhan tali mooring kapal yang semakin besar, saat ini sudah digunakan jenis tali baja sebagai pengikat kapal. Alasannya karena jenis tali baja memang sudah masuk lisensi badan klasifikasi dan memiliki kelenturan lebih jaminan dibandingkan dengan jenis tali tambat sebelumnya.

Tali baja memiliki inti logam dibagian seratnya. Jadi soal kekuatan sudah pasti akan memenuhi kebutuhna baik dari segi kapal kecil sampai kapal bermuatan besar. Biasanya akan ada alat seperti gulungan yang dipakai sebagai penggulung 186 kabel yang membungkus tali berbahan baja tersebut.

Semua pemakai di dermaga tidak akan mendapatkan izin jika tali tambat belum mengalami pengetesan. Apalagi saat ini setiap kali brlabuh akan ada puluhan kapal yang akan menggunakan tali penarik sebagai bantuan bersandarnya kapal maupun barang dalam kapasitas besar.

Untuk rincian tali mooring kapal jenis baja, sudah ada perhitungan khusus dibahan dasarnya. Ada sebanyak 6 set tali lilitan yang sudah diuji dan memiliki kekuatan beban putusĀ  sebesar 490 kN (bureau veritas rules). Jadi jika tidak terkendala pemakaian jenis tali baja akan sangat kuat menarik ukuran kapal yang masuk dalam kriteria tertentu.